Dari Salatiga ke Australia hingga Dunia

1 Oktober bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di sebuah kampus yang menghadap Gunug Merbabu itu pertama kali aku dinobatkan sebagai salah satu mahasiwa di Program Khusus Kelas Internasional (KKI) IAIN Salatiga. Diiringi rasa berdebar dan dan langkah yang terarah, aku mulai berimajinasi untuk go international. Kini siapa sangka imajinasiku 10 tahun lalu telah menjadi nyata. Aku ketrima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) untuk melanjutkan studi S2 di Monash University dan mengambil jurusan TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) di Fakultas nomer 1 terbaik di Australia dan nomer 12 di dunia.

Lebih dari itu aku juga tak pernah menyangka kalau aku terpilih menjadi Monash Education Ambassador yang mana hingga kini aku masih memiliki keterlibatan dengan acara Monash di luar Australia meski aku sudah berstatus menjadi Alumni. Sejak 2018 setelah selesai studi dari Australia, aku turut mengembangkan program pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan olahraga di Salatiga, juga sebagai dedikasiku untuk menyemangati dan menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia. Kegiatan pemberdayaan perempuan ini bisa dilihat di web: http://santrioz.id/

in Vietnam

Kini aku juga mengembangkan usaha di toko online Shopee: https://shopee.co.id/santrioz.id berupa Santri Oz Hijab dengan konsep Fauna dan Flora yang didesain untuk mengajak pembeli dan mendidik generasi agar merawat hewan dan tumbuhan demi keberlangsungan hidup di masa depan. Selebihnya aku menghabiskan waktu untuk mengimplementasikan ilmuku dengan mengajar bahasa Inggris di Fakultas Dakwah IAIN Salatiga dan menjadi pembicara di talkshow dan seminar, motivator beasiswa dan setahun sekali menjadi Dosen tamu di Can Tho University Vietnam untuk mengisi mata kuliah Cross Cultural Understanding. Dan hingga tahun 2020 ini, aku sudah mengunjungi 22 negara. Alhamdulillah, aku benar-benar tidak pernah menyangka bisa sampai pada titik ini!

at Monash

Teringat sekali dulu saat aku kuliah di KKI, aku sempat minder karena bahasa asing Inggris dan Arabku yang masih pas-pasan ditambah tuntutan dan standar kuliah di KKI lebih tinggi ketimbang kelas reguler membuatku sempat frustasi terutama saat ujian semester. Tiap semester SKS KKI selalu 30 keatas biasanya 15- 17 mata kuliah, kemudian harus tinggal di Ma‟had dengan target hafalan al-Qur‟an beberapa juz membuatku harus belajar dan berjuang sungguh-sungguh selama masa studi 4 tahun itu.

at Konjen Aussie Event

Berbekal semangat, mimpi dan kemauan keras, kesempatan manis selama di KKI pun berdatangan hingga mimpi pertama untuk ke luar negeri itu benar menjadi kenyataan. Aku dan teman-teman KKI angkatan 2010 di kirim untuk magang di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) pada Agustus 2013 dan tepatnya aku mengajar di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sabah Malaysia. Kemudian bakat tulis-menulisku juga semakin terasah dan terbukti karena makalahku diterima di beberapa konferensi internasional. Aku terpilih sebagai delegasi ASEAN Conference (April 2013), Young Leaders Forum for Asia Pacific Regions (Oktober 2013), World Culture Forum (November 2013), International Conference on Youth for Peace (Januari 2014) dan menjadi camp leader di International Workcamp Ma-Chn-Do di China (Agustus 2014).

Berbekat kesempatan itu, aku dinobatkan sebagai wisudawati terbaik untuk bidang non-akademik IAIN Salatiga pada wisuda Oktober 2014. Meski momen wisuda yang aku tunggu-tunggu itu justru diwarnai dengan 50 hari setelah kepergian Ayah dari dunia. Jadi pesanku buat pembaca, selagi masih muda kejarlah cita-citamu! Ingatlah apa yang diperjuangkan itu akan manis kemudian!

Ana Nurhasanah Surjanto, S.Pd.I., M.TESOL.

Program KKI IAIN Salatiga Angkatan 2010

Jurusan Tadris Bahasa Inggris

“Selagi muda punya waktu dan tenaga, teruslah berkarya, cobalah berkontribusi dan kejarlah mimpi. Kelak saat kau tua dan tiada, maka karya, kontribusi dan mimpi yang kau perjuangkan itu akan abadi di bumi pertiwi.”

  • Monash Education Ambassador
  • Australian Alumni Grant Scheme (AGS) 2019 Winner
  • AFL Asia’s First Accredited Female Coach
  • Can Tho University Vietnam Guest Lecturer 2019
  • Mark of the Year Krakatoas Football Club 2018
  • Student Leader Graduate Student Learning Hub
  • Monash University 2017
  • Awardee LPDP RI Scholarship PK 47 2015
  • Awardee Beastudi Indonesia (BIPS 3) Dompet Dhuafa 2015
  • Awardee MORA Scholarship 2015
  • Penulis Novel Muda 7 Warna
  • Santrioz.id Founder